Merekam Karya, Merawat Budaya

Merekam Karya, Merawat Budaya

Pengurus KKMSB-KWMSB Resmi Dilantik, Semangat Identitas Paguyuban Mandar Menggema

Tanggal:

BANTEN,Tomandar—Ketua BPW KKMSB-KWMSB Banten, Muhammad Ashari, dan Masrik Anastariani resmi dilantik dalam rangkaian acara Halal Bihalal di Sinau Energy Cafe dan Co-Working Space, Kamis (14/05/26).

Pelantikan itu berlangsung meriah. Tepuk tangan peserta beberapa kali menggema ketika para pengurus diperkenalkan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum BPP KKMSB, Muhammad Zain, Sekjend, Isra Pramulya, dan Korbid Keagamaan, Fudhail Rahman, H. Irsan, serta para pembina, Rajab Hamal dan Zulkifli.

Turut hadir juga, Ketum BPP KWMSB, Asriaty Alda Zain, Sekjend, Dahniar Haris, dan sejumlah pengurus, Dewan Pembina KWMSB, ibu Herlina Aziz, Miskiah dan Mirna serta seluruh pengurus BPW KKMSB-KWMSB Banten.

Identity Francis Fukuyama

Dalam sambutannya, Ketum KKMSB, Muhammad Zain menyinggung identitas dan martabat dari pemikir politik Amerika Serikat, Francis Fukuyama, dalam buku Identity. Ia menilai identitas tetap menjadi unsur penting, bahkan di negara liberal modern sekali pun.

Ia mencontohkan slogan “American First” yang digunakan Donald Trump sebagai penegasan bahwa identitas tetap dipertahankan. Setiap masyarakat memiliki dorongan mempertahankan martabat. Paguyuban dinilai berperan menjaga identitas kolektif masyarakat Mandar.

Setiap orang ingin dihargai. Martabat harus dipertahankan. Paguyuban hadir menjaga identitas itu,” katanya.

Nilai-Nilai Amandaran

Zain kemudian menguraikan sejumlah nilai yang menurutnya menjadi ciri masyarakat Mandar, mulai dari kejujuran, keberanian bertanggung jawab, keterbukaan, hingga etos kerja keras.

Kita harus berkata jujur. Mandar tidak terbiasa dengan kebohongan. Tidak ada iya dalam tidak, tidak ada tidak dalam iya” imbuhnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keberanian mempertahankan kebenaran. Mandar juga memiliki tradisi keterbukaan yang sejalan dengan semangat masyarakat Madinah yang terbuka.

Tentang etos kerja, rezeki harus diupayakan dengan kerja keras, bukan ditunggu datang dengan sendirinya. Jika orang lain bekerja 10 jam, kita harus lebih dari itu. Jika orang berkantor pukul 07.00, kita harus lebih cepat,” kata dia.

Peran Organisasi Paguyuban

Dalam kesempatan yang sama, Ketum BPP KWMSB, Asriaty Alda Zain menilai organisasi paguyuban akan semakin penting di tengah kehidupan modern yang cenderung individualistis. Menurutnya, paguyuban menjadi ruang, menjaga hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat yang semakin terfragmentasi.

Organisasi paguyuban ke depan akan semakin besar. Manusia modern semakin individualis, sementara organisasi seperti ini mempererat kekeluargaan dan kebersamaan,” ujar Asriaty.

Ia mengatakan, paguyuban tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga wadah pelestarian budaya dan kearifan lokal. Dapat mendorong pemberdayaan perempuan, pendidikan hingga penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Asriaty menyebut persiapan agenda besar yang bertajuk “Semalam di Tanah Mandar” Ia berharap kegiatan itu tidak sekadar seremonial, melainkan memberi dampak nyata bagi pengenalan budaya Mandar di tingkat yang lebih luas.

Selanjutnya, masih Asriaty, program Psikologi Perkembangan juga mesti didengungkan. Mengingat kenakalan remaja, perkawinan dini, pelecehan seksual semakin meningkat disebabkan mental illnes (gangguan kejiwaan). KWMSB akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, KUA Kemenag, BNN dan organisasi perempuan.

Jangan banyak gerakan yang tidak berefek. Kita ingin sekali bergerak langsung berdampak kepada masyarakat, sehingga Mandar akan dikenal di semua kalangan,” pungkasnya (*)

Bagikan di:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer di Baca

Postingan Lainnya
Related

BPW KWMSB Sulsel Bagikan Daging Kurban untuk keluarga Prasejahtera di Makassar

MAKASSAR – Mengisi momentum Hari Raya Iduladha tahun 1447...

Bagikan 300 Kantong Daging Kurban, KKMSB, KWMSB dan Baznas RI Bekerjasama

JAKARTA UTARA, Tomandar — Kerukunan Keluarga Mandar (KKMSB) dan...

KKMSB, KWMSB, dan Baznas RI Salurkan Daging Kurban Untuk Warga Mandar di Penjaringan

JAKARTA UTARA, Tomandar — Kerukunan Keluarga Mandar (KKMSB), Kerukunan...