MAKASSAR, Tomandar—Pengurus Pusat Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (BPP KWMSB) melantik Prof. Heriyati sebagai Ketua BPW KWMSB Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pelantikan ini dilakukan secara hybrid (online-offline) dari Studio Andi Nyongki LPP RRI kota Makassar Sulawesi Selatan, Rabu (13/5/26).
Dipimpin langsung Ketua Umum KWMSB, Asriaty Alda Zain (via online), serta Sekjend, Dahniar Haris, Dewan Pembina, Herlina Aziz dan Hj. Mercy Edhi Maulana yang diikuti oleh puluhan anggota BPW Sulsel (via offline).
Pelantikan berlangsung khidmat. Dihadiri langsung oleh Ketum BPP KKMSB Dr. Muhammad Zain, Tokoh Mandar seperti Prof. Basri Hasanuddin, Ketua KKMSB kota Makassar, H. Haris Rahman, dan Hasan Pinang dari unsur KKMSB wilayah.
Ketua Umum KWMSB dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia menilai amanah kepengurusan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.
“Terpilihnya Ibu Prof. Heriyati secara aklamasi, menunjukkan adanya harapan besar dari keluarga besar KWMSB Sulawesi Selatan untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu merangkul, menyatukan, dan membawa organisasi menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua BPW Sulawesi Selatan periode sebelumnya, Nurdalaela, atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin organisasi.
“Semoga KWMSB menjadi rumah besar dalam memperkuat silaturahmi, membangun kerja organisasi yang sehat, aktif, dan produktif,” imbuh Asriaty.
Ia mendorong jajaran pengurus segera memperluas jaringan organisasi hingga ke tingkat cabang di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Langkah tersebut dinilai penting agar keberadaan KWMSB semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Dengan terbentuknya cabang-cabang yang aktif dan solid, KWMSB diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu serta penggerak program sosial, budaya, pemberdayaan perempuan, UMKM, dan generasi muda,” tandasnya(*)


