Tomandar, — Pengurus Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (KWMSB) Sulawesi Selatan, berkunjung ke bagian program inkubator UMKM di Kantor Wali Kota Makassar, Senin, 2 Februari 2026. Kunjungan dilakukan dalam upaya mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya wanita Mandar di Kota Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua KWMSB, Nurdalaila, SKM, M.Kes menyampaikan harapan agar pemerintah kota dapat memberikan pelatihan yang terarah kepada pelaku UMKM wanita Mandar, baik yang sudah menjalankan usaha maupun yang baru akan memulai. Menurutnya, peningkatan kapasitas menjadi kunci agar pelaku usaha mampu bersaing dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“Kami mendorong seluruh pelaku UMKM wanita Mandar yang ada di Sulawesi Selatan, khususnya di Makassar, untuk mendapatkan pelatihan sesuai dengan bidang usaha yang mereka jalani ataupun yang baru akan dirintis,” ujar Nurdalaila yang didampingi Kordinator Bidang Hukum, Andi Hijrah Thalib.
Ia menyebutkan sejumlah jenis usaha yang dikelola wanita Mandar, mulai dari kuliner, snack, toko kelontong, perdagangan, salon kecantikan, salon pengantin, produk skincare, jasa travel, penjahit, hingga kerajinan tangan. Seluruh sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar apabila didukung dengan pembinaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, rata-rata pelaku UMKM wanita Mandar masih menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam hal pengemasan (packaging), strategi pemasaran, serta pengurusan sertifikat halal. Padahal, aspek tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk di pasaran.(*)


