Merekam Karya, Merawat Budaya

Merekam Karya, Merawat Budaya

Kunjungi Asrama Mahasiswa, Ketum KKMSB: Bangun Keilmuan dan Perkuat Jejaring Sehat

Tanggal:

Jakarta, Tomandar — Semangat membangun Sulawesi Barat, selain bertumpu pada pemerintah, yang lebih penting, lahir dari kolaborasi antara generasi muda dan para tokoh di perantauan.

Pesan itu menghangat dalam pertemuan Ketua Umum BPP-KKMSB, Dr. Muhammad Zain dan Ketua Umum BPP-KWMSB, Dr. Asriaty dengan mahasiswa Sulawesi Barat di Asrama Mahasiswa, Cawang, Jakarta Timur, Jum’at (17/07/26).

Mahasiswa tersebut tergabung dalam Organisasi Serikat Nasional Akademisi Sulawesi Barat (SANDEQ) yang mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten (Jabodetabekabanten).

Mereka berasal dari enam kabupaten di Sulawesi Barat, yaitu Polewali Mandar, Mamasa, Majene, Mamuju Tengah, Pasangkayu, bahkan ada yang dari kalumpang, Kab. Mamuju.

Menempuh kuliah di berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, STKIP Kusuma Negara, Madinatul Ilmi, Universitas Insan Cita, Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Universitas Petanian Bogor (IPB) STIF Sadra, Universitas Ibnu Khaldun, Universitas Bakri, Universitas STT Setia Teologi, Polteknik Kepala Sawit, Universitas Paramadina, IAI Al-Aqidah, Univeritas Nasional, Universitas Pamulang, PTIQ, juga ada dari Pondok Pesantren dan masih banyak lagi.

Begitu juga ragam jurusan yang mereka geluti, seperti Linguistik, Business Digital, Pendidikan, Hukum Syariah, Olahraga, Pertanian, Administrasi Publik, Kesehatan, Ilmu Komunikasi, Hukum, Politik, Ekonomi, dan sebagainya.

Ketua Umum BPP-KKMSB, Muhammad Zain berpesan, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, lebih penting harus membangun keterampilan dan memperluas relasi sebagai bekal menghadapi persaingan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengetahuan tetap menjadi fondasi utama. Menurutnya, kemampuan berpikir dan melahirkan gagasan yang bernilai akan membuka banyak peluang.

Gagasan yang baik akan menghadirkan peluang, bukan sebaliknya. Sebab itu, mahasiswa harus terus memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi, dan membangun jejaring yang sehat,” tuturnya.

Selain itu, Zain juga menggambarkan karakter masyarakat Mandar melalui sebuah filosofi sederhana. Ia mengibaratkan orang Mandar seperti air yang mampu menyesuaikan diri dengan wadah apa pun tanpa kehilangan jati dirinya.

Orang Mandar itu seperti air. Ia mampu beradaptasi di mana saja, tetapi karakternya tidak berubah. Kita tidak mudah bermusuhan, tidak mudah berpihak secara membabi buta, melainkan mampu menjalin persahabatan yang kokoh,” imbuhnya.

Filosofi itu kemudian dipertegas dengan ungkapan yang sarat makna, “Seribu kawan itu terlalu sedikit, satu lawan itu terlalu banyak.” Pesan tersebut menjadi pengingat agar generasi muda senantiasa mengedepankan persaudaraan, memperluas jejaring, dan menjaga hubungan baik dengan siapa pun.

Sementara itu, Ketua Umum Sandeq, Irwan Sipattongan mengucapkan terima kasih kepada Ketum BPP-KKMSB dan Ketum BPP-KWMSB yang telah meluangkan waktunya berdiskusi dengan Mahasiswa Sulbar di Jakarta.

Ia menilai mahasiswa Sulawesi Barat di Jakarta membutuhkan wadah yang lebih besar sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan memperoleh arahan dari para senior, khususnya dari Ketua Umum.

Menurutnya, keberadaan tokoh-tokoh Sulawesi Barat di ibu kota merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi mahasiswa yang sedang berproses meniti masa depan.

Para senior di Jakarta adalah orang tua bagi kami. Nasihat, pengalaman, dan petuah mereka menjadi bekal penting untuk bertahan sekaligus bersaing di tengah kerasnya kehidupan ibu kota,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara mahasiswa dan para tokoh di perantauan, diharapkan lahir generasi yang unggul secara akademik, berakhlak, berjejaring, serta memiliki kepedulian untuk kembali mengabdi bagi tanah kelahiran.

KKMSB dan KWMSB memiliki peran strategis sebagai rumah besar yang dapat memberikan dukungan moral, dan membuka ruang pembinaan bagi generasi muda Sulawesi Barat,” tandasnya.

Bagikan di:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer di Baca

Postingan Lainnya
Related

Khutbah Jumat: Sehat Wal’afiat, Khidmat Kepada Sesama dan Jalan Menuju Allah

Oleh: Dr. Muhammad Zain (Kepala Biro SDM Kemenag RI) Jemaah Jumat...

Silaturahmi ke Mahasiswa Sulbar, Asriaty: Bangun Kapasitas, Kembali Membangun Daerah

Jakarta, Tomandar – Ketua Umum BPP-KWMSB, Dr. Asriaty bersama...

Seminar Psikologi, Senam Sehat, Beauty Class, dan Kreasi Jepa Modern dalam Satu Rangkaian

Polewali Mandar, Tomandar — Badan Pengurus Pusat Kerukunan Wanita...

Keluarga dalam Perspektif Budaya dan Antropologi Keluarga

Polewali Mandar, Tomandar – Dr. Muhammad Zain mengulik persoalan...