Oleh: Arniyati Amin
Sepuluh malam
Laila mendayung asa
Dalam dzikir-dzikir panjang
Pada lembar-lembar doa ketika sujud tak lekas usai
Sepuluh malam
Mencari selarik cahaya
Tanpa putus harap
Sepuluh malam menanti
Angin tenang langit bening sakral
Siang matahari segan bersinar
Laila melantunkan kalam Ilahiyah
Mengakui segala salah
Tunduk damai diharibaan-Nya
Malam ini
Laila masih mencari Laila untuk penerang hatinya
Untuk menuntunnya
Ke jalan-Nya …
Inna Anzalnahu Fi Lailatil-Qadr(i)
Wa ma Adraka Ma Lailatul-Qadr(i)
Lailatul Al-Qadr khairum Min Alfi Syahr(in)
Tanazzalul-Malaikatu War ruhu Fiha Bi’idzni Rabbihim Min Kulli Amr(in)
Salamun Hiya ….
Makassar, 29 Ramadan 1444 H


